Bayangan yang menemani

coolrezo – Saya seorang Australia berusia 25 tahun yang melsayakan perjalanan keliling Eropa tahun lalu dengan adik saya (berusia 20 tahun) yang dalam cerita ini saya hanya akan memanggilnya sebagai K. Cerita ini sebetulnya hanya sebuah cerita sederhana tentang bayangan yang well… tidak terlalu mengganggu kami.

K dan saya telah bepergian selama 3 bulan hanya dengan kita sendiri, K dan saya sama-sama tertarik pada supernatural. Oleh karenanya petualangan kami berupa perjalanan dari satu tempat ke tempat angker lainnya yang menurut orang-orang suka ada hantu. Menjelajahi bawah tanah Edinburgh Vaults, Paris katakombe dan istana tua yang dianggap angker. Namun untuk kami, semua kegiatan ini super menyenangkan dan penuh pendidikan, kita tidak pernah punya satu pengalaman ‘menyeramkan’ jujur saja. Menyeramkan dan tidak dapat dijelaskan tidak datang sampai beberapa hari terakhir dari perjalanan kami ketika kami justru sedang tidak mencari atau mengharapkan tentang itu akan terjadi, bahkan hanya sebuah bayangan sepele saja.

Pengalaman pertama terjadi di pagi hari di Dublin, sebelum matahari terbit. Ceritanya kami sedang kehabisan uang dan waktu itu, kami sudah janjian dengan penyedia tur untuk berkumpul di stasiun di pagi hari. Demi penghematan, maka kami putuskan untuk berjalan kaki saja dari hotel kami lebih pagi. Waktu itu pukul 5.45 pagi dan hari masih gelap. Bayangan masih terlihat jelas bila ada lampu pada waktu itu.

Menjadi saudara tertua, saya merasa bertanggung jawab untuk keselamatan K jadi saya selalu awas melihat lingkungan kita. Kami berjalan dalam gelap ke stasiun kereta api di jalanan yang masih sangat sepi di pagi itu. Kami melihat beberapa orang di sana-sini tapi tetap sebagai sepasang gadis, perjalanan itu tidak begitu nyaman dan orang seperti keheranan melihat kami.

Nah langsung ke bagian yang anehnya, adalah ketika K dan saya telah berjalan selama sekitar 20 menit ketika saya melihat bayangan seseorang mendekati kami di trotoar. Aku menoleh ke belakang untuk melihat apakah kita berurusan dengan seseorang yang ramah atau tidak, tapi ternyata tidak ada orang. Selain beberapa orang yang berjalan di seberang jalan dan dalam arah yang berlawanan kepada kami. Ketika saya berbalik ke depan bayangan ketiga itu masih ada. Kali ini K yang berbalik untuk melihat ke belakang kami dan ketika berbalik ia bertanya, “Apakah kamu melihat ke belakang karena bayangan itu?” yang saya jawab…

“Kamu melihat juga bayangan itu juga?!”

Kami tidak panik, belum. Saya menyarankan bahwa mungkin itu hanya ilusi optik, seperti mungkin salah satu dari kami menciptakan dua bayangan karena sudut trotoar atau sesuatu. Jadi kami mencoba untuk membuktikan teori bahwa dengan menempatkan tangan kita lurus ke atas di udara dan melambaikannya sambil menonton 3 bayangan tersebut. Ketika kita mealakukan ini, hanya 2 dari bayang-bayang mengikuti gerakan kami. Bayangan ketiga hanya terus berjalan sepanjang sisi kita dengan santai. K dan saya mulai tertawa (Anda tahu jenis ketawa garing sambil bilang “anjirrr”). Kami menghabiskan sisa perjalanan sambil melihat belakang kami mencoba untuk menangkap sesuatu atau seseorang mengikuti kami, tapi kami tidak pernah melihat siapa pun dan bayangan itu terus berjalan dengan kami hingga tiba ke stasiun kereta api dan kami tidak melihat bayangan itu lagi.

Secara pribadi saya hanya berpikir bahwa mungkin itu adalah penjaga kami atau apapun itu. K dan saya seharusnya naik taksi dan mungkin bayangan itu hanya berusaha untuk memastikan bahwa kami tiba di tujuan kami dengan aman.

Sumber: click disini

Advertising – Baca Juga :

Dilihat: 28 kali

Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*